Friday, October 7, 2016
Berlangganan

Perbedaan Jatuh Cinta dan Mencintai dengan Tulus

Dibandingkan mencintai seseorang dengan tulus, sekedar jatuh cinta tentu lebih gampang untuk dilakukan. Setiap orang tentu pernah mengalami yang namanya jatuh cinta kepada lawaan jenis. Meskipun demikian, tidak setiap orang bisa mencintai dengan baik dan tulus.
Mencintai seseorang secara tulus, membuat kita mampu melakukan banyak hal sekaligus rela berkorban untuk pasangan kita. Cinta yang tulus tidak ada tuntutan dan murni berasal dari dalam hati yang terdalam.
Banyak dari kita yang kebingungan apakah kita tengah mencintai seseorang atau hanya sekedar jatuh cinta semata. Beda dengan mencintai secara tulus, sekedar jatuh cinta, lebih mudah hilang begitu saja.
Penasaran ingin tahu apa bedanya seseorang yang mencintai secara tulus dan mana yang sekedar jatuh cinta? Berikut ini jawabannya.

Mencintai Dengan Tulus VS Hanya Sekedar Jatuh Cinta

Keinginan untuk memiliki

Jatuh cinta : ketika kamu jatuh cinta, keinginan untuk menjadikannya sebagai bagian dari hidupmu akan muncul. Dorongan yang kuat tersebut membuatmu mau melakukan apapun untuk membuatnya jadi milikmu sepenuhnya. Keinginan tersebut merupakan hal yang kamu inginkan sekedar untuk melampiaskan kesenanganmu semata. Jangan heran jika ada pasangan yang membunuh mantan pacarnya, karena dia tidak ingin dimiliki oleh orang lain. Egois bukan?
Mencintai dengan tulus : beda dengan sekedar jatuh cinta, mencintainya secara tulus, membuatmu berpikir-pikir apakah menjadikannya milikmu merupakan sesuatu yang tepat atau hanya sekedar ingin memenuhi kesenangan diri pribadi.
Mencintai dengan tulus, terkadang malah membuatmu tidak merasa menginginkannya. Sebaliknya, kamu akan berharap jika dia yang kamu cintai akan selalu sehat dan bahagia, termasuk jika dia menjadi milik orang lain. Itu semua dilakukan dengan alasan, ingin membuatmu merasa bahagia. Tragis bukan?

Tingkat emosi

Jatuh cinta: saat kamu jatuh cinta, maka tingkat emosi akan menjadi lebih tinggi. Keinginan untuk memilikinya serta rasa takut akan kehilangannya membuatmu begitu resah. Terlebih saat kamu tidak sedang berada di dekatnya.
Mencintai dengan tulus: mencintai seseorang dengan tulus bukan hanya tentang emosi semata melainkan juga peduli dengan orang yang kamu cintai. Saat mencintai seseorang, kamu akan memikirkan segala sesuatu yang positif tentangnya. Bukan hanya itu namun kamu juga akan selalu berdoa supaya orang yang kamu sayang mendapatkan kebahagiaan selalu.

Tujuan dan komitmen

Jatuh cinta: saat jatuh cinta, kamu akan senang menghabiskan waktu dengannya dan sebisa mungkin selalu berada di sampingnya. Tidak terhenti disitu, namun kamu juga menuntut untuk memiliki hubungan yang lebih serius dengan orang yang kamu cintai tersebut.
Mencintai dengan tulus : beda lagi dengan rasa cinta yang tulus, orang yang tengah mencintai seseorang umumnya akan melakukan banyak hal supaya hubungan yang terjalin lebih kuat. Bukan hanya sekedar menghabiskan waktu untuk bersama namun juga berusaha membuat hubungan menjadi lebih baik dalam artian yang positif.

Masalah perhatian

Jatuh cinta: saat jatuh cinta, banyak yang merasa sudah memberi perhatian serta telah melakukan berbagai hal yang begitu banyak. Padahal yang kamu lakukan masih belum ada apa-apanya.
Mencintai dengan tulus: saat mencintai seseorang, kamu secara tidak sadar telah memberikan perhatian yang lebih bahkan lebih dari yang bisa kamu pikirkan.
Kisah Sedih Pria Militer yang Menikahi Kekasihnya Sebelum Meninggal

Berhenti atau menyerah

Jatuh cinta: ketika kamu bisa jatuh cinta pada seseorang dengan begitu mudahnya, maka tidak heran jika suatu saat kamu akan berhenti menyukainya dalam sekejap.
Mencintai dengan setulus hati: beda lagi dengan sekedar jatuh cinta, maka mencintai seseorang dengan tulus, membuatmu mampu mempertahankan rasa cinta tersebut dalam kurun waktu yang lama.
Rasa tersebut akan sangat susah untuk dihilangkan bahkan hampir mustahil untuk menghilangkannya. Ketika disakiti pun, rasa cinta yang muncul tidak akan sirna dan masih tetap bertahan. Dimata orang lain kamu mungkin dianggap sebagai pecundang sejati, padahal kamu lah arti cinta sebenarnya.
Berbeda dengan banyak orang yang mudah jatuh cinta terhadap seseorang namun tidak secara nyata mencintai mereka dengan tulus. Inilah kenapa akhirnya banyak pasangan yang memilih untuk memutuskan hubungan pada akhirnya, hanya karena ketidaksempurnaan.