Monday, September 12, 2016
Berlangganan

Wanita Meninggal Dunia Setelah Berciuman dengan Sang Kekasih, Ibunya Lupa Mengingatkan Hal Ini

Wanita cantik ini meninggal dunia sesaat setelah berciuman dengan kekasihnya. Kejadian ini sangat mengejutkan dan sungguh diluar dugaan. Pasalnya, mereka berdua tengah berkencan menikmati makan malam.
Ibunya yang mengizinkan anak gadisnya itu keluarpun sangat-sangat menyesal. Mereka berdua berciuman, sampai kemudian wanita tersebut meninggal dunia di tempat kejadian.
Dikutip dari Wittyfeed, nama wanita yang meninggal dunia itu ialah Myriam Ducre-Lemay. Saat meninggal dunia dia baru berusia 20 tahun. 
Suatu malam, Myriam diajak keluar oleh pacarnya. Mereka hanya akan makan malam bersama di sebuah restoran ternama. Ibunya pun mengizinkan asal Myriam pulang tidak larut malam.
Kemudia pasangan muda-mudi itu pun beranjak dari rumah Myriam ke sebuah restoran ternama di wilayahnya.
Mereka duduk berdua di sebuah meja dan memesan beberapa makanan. Malam itu, pacar Myriam memesan sanwich dengan selai kacang
Perbincangan berlangsung hangat kala menunggu pesanan mereka datang. Sampai kemudian, makanan yang dipesan pun datang.
Mereka menikmati pesanan yang disajikan malam itu. Canda tawa mengiasi makan malam di meja tersebut. Setelah selesai, mereka pun beranjak pulang.
Sebelum melakukan perjalanan ke rumah Myriam, pacaranya mencium bibir sang kekasih.
Tak lama setelah itu, Myriam terkapar di hadapan kekasihnya tersebut.
Panik, tentu saja itu yang dialami sang pacar. Dia tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Lelaki itu pun segera memanggil bantuan medis. Bantuan itu memang datang tepat waktu.
Tapi nyawa Myriam tidak dapat diselamatkan. Dia meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Penyebab kematiannya karena kurangnya asupan oksigen yang mencapai ke otak.
Myriam mengalami kesulitan bernapas saat berciuman. Penyebabnya tentu bukan karena ciuman tersebut. Myriam menderita Anafilaksis. Dia memiliki alergi terhadap kacang.
"Sayangnya, dia belum menjelaskan pada kekasihnya bahwa ia memiliki alergi kacang," kata ibu Myriam.
Selain itu, dokter di rumah sakit yang menangani kasus Myriam mengatakan bahwa itu merupakan bentuk bahwa Epipen sangatlah penting.
Dr Christine McCusker dari ruymah sakit anak Montreal juga mengatakan bahwa yang terpenting dari pengidap alergi ialah memberi tahu orang.