Thursday, September 15, 2016
Berlangganan

Wanita Cantik Awalnya Memutuskan Untuk Melakukan Aborsi, Tapi Batal Karena Membaca Kalimat Ini

Membesarkan anak merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Hal itu selalu terbayang dibenak seorang wanita muda asal Amerika Serikat.
Dilansir laman WittyFeed, wanita muda yang tak disebutkan namanya tersebut berpikir untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang dikandungnya. Ia hanya tidak siap untuk hal semacam tanggung jawab.
Meski banginya aborsi bahkan tidak terdengar seperti sebuah pilihan. Pasalnya ia menilai apa kesalahan anak yang dikandungnya? Cerita ini ia ungkapkan bahwa aborsi bukan jalan terbaik.
Ia bercerita membesarkan anak sendirian adalah jalan penuh tanggung jawab dan perawatan. Wanita tersebut hamil pada usia dini.
Tapi ibu muda ini membuktikan bahwa, bagaimanapun, sulit tampaknya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dia mengatakan, dua tahun yang lalu , saya sedang duduk di sebuah klinik aborsi.
Dirinya nampak bingung sekaligus cemas apakah yang akan dilakukannya benar atau salah.
"Saya pikir itu adalah cara Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa rencana-NYA tak akan pernah terduga," ujarnya.
Dia sendiri menangis di klinik aborsi.
"Hari itu saya di klinik aborsi begitu bingung. Pacar saya berselingkuh pada saya. Sedangkan saya mengandung anaknya. Aku terus mengatakan pada diriku sendiri aku sendirian saya perlu melakukan ini (aborsi)," ujarnya menceritakan saat itu.
Meskipun aborsi bukan keputusan tapi dia percaya itu tepat di titik waktu itu. Hingga akhirnya dia dipanggil oleh seorang wanita di klinik aborsi. Wanita itu berbincang dengannya sambil merogoh dompetnya.
Saat merogoh terlihat sebuah kartu jatuh, dan ia mengambilnya.
Wanita itu berkata, "Simpan saja itu untukmu!" ujarnya lalu pergi.
Di balik kartu tersebut terdapat sebuah kalimat yang akhirnya mengurungkan niatnya melakukan aborsi.
"Jangan takut, banyak orang tercinta menyertai kamu. Jangan berkecil hati, karena orang-orang terdekat kamu mencitaimu. Aku akan menguatkan Anda dan membantu Anda" tulisan yang ada di kartu tersebut.
Seperti tersentak, wanita itu sadar bahwa yang akan dilakukannya salah.
Ia akhirnya pergi dan metuskan untuk melahirkan bayi tersebut dan menjaga serta merawatnya. Hingga akhirnya sang bayi kecil mungil lahir yang diberi nama VaidaDua tahun berlalu anak tersebut tumbuh dengan dengan baik.