Thursday, September 15, 2016
Berlangganan

Terdengar Suara Minta Tolong Saat Pemakaman, Kejadianya Selanjutnya Tak Disangka

Terdengar suara minta tolong saat seorang jenazah hendak dikuburkan. Isak tangis mewarnai pemakaman seorang lelaki. Dia meninggal dunia secara tak disangka.
 
Saat pemakaman berlangsung, keluarga dan sanak saudara menangis sedih. Dikutip dari laman Eberita.org, nama jenazah itu ialah Daeng SumangDia berusia 44 tahun. Dia meninggal pada Sabtu (3/9/2016). Kemudian Daeng Sumang dikebumikan pada hari besoknya.
Diketahui dia meninggal dunia karena sesak nafas yang sudah diderita sejak lama. Pemakaman dilakukan sekitar pukul 14.00. Keluarga seakan tak rela melepas kepergian dari Daeng SumangJenazah sudah mengenakan kain kafan.
Beberapa pria bersiap dibawah liang lahat untuk menguburkannya. Saat itu, beberapa papan sudah disusu menutupi jenazah. Tanah yang akan diturunkan untuk menutup lubang itu pun mulai diturunkan sedikit demi sedikit.
Tiba-tiba saja, ada suara minta tolong agar tidak dikuburkan.
”Ketika kami mendengar jeritan suara minta tolong dari dalam liang lahat,ada beberapa di antara kami yang terus melompat keluar dari dalam kubur,kata seorang lelaki saksi mata dalam kejadian langka itu,“ ujarnya.
Seorang saksi mata yang ada di temopat kejadian, Umar menuturkan tanah belum sepenuhnya diturunkan ke lubang.
Tapi tiba-tiba saja tangan dari jenazah menjulur dari balik papan.
Melihat hal itu, suasana sedih yang tadinya menyelimuti pemakaman pun berubah menjadi panik.
Banyak orang lari karena takut.
Akan tetapi, Umar dan sejumlah lelaki lain mencoba untuk membuka papan penutup tadi.
Dia mencoba memastikan asal muasal suara itu.
Ternyata benar saja, jenazah yang baru saja akan dimakamkan kembali bangkit.
"Saya kemudian membawanya ke rumah menggunakan ambulan jenazah," katanya.
Daengaa Sumang kembali hidup dan membuat geger warga di kampungnya.
Karena terlalu banyak warga yang datang ke rumahnya untuk menanyakan kisah itu, Daeng Sumang pun dibawa ke rumah saudaranya di lain tempat.
"Tadi pagi saya ke rumahnya, tapi sudah tidak ada orang, tetangganya bilang Sumang pulang ke kampungnya," katanya.