Wednesday, September 28, 2016
Berlangganan

Sudah Jompo, Emak Nani Harus Susuri Jalan Setapak Hanya Untuk Mengambil Air Wudhu

Nani atau yang akrab disapa Emak Nani merupakan pengerajin keranjang bambu (bongsang) di Kampung Babakan Nanggewer, Desa Petir, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Meski hidup dalam kesederhanaan Emak Nani tidak lupa untuk menjalani kewajibannya melaksanakan shalat lima waktu.
Saat TribunnewsBogor.com mendatangi kediaman rumah Emak Nani, terllihat tumpukan botol dan jerigen berisi air.
Rupanya air tersebut selain dipakai untuk memasak juga dipakai untuk berwudhu oleh Emak Nani.
Pasalnya rumah sederhana berukuran 4×4 meter yang memiliki satu sekat untuk kamar tidur itu tidak memiliki kamar mandi.
"Oh air itu, yang di botol, itu untuk emak wudhu, kalau wc umum ada di bawah di sungai," ujar Emak Nani kepada TribunnewsBogor.com.
Untuk mengambil air wudhu, Emak Nani harus berjalan menyusuri jalan setapak yang menurun.
Selain itu letaknya pun cukup jauh. Bila cucunya sedang tak bekerja, ia dibantu untuk diambilkan air.
"Emak kan disini tinggal duaan sama Cucu, dia kerja di tempat cuci motor, nah kalau itu biasanya dia yang ambil air, tapi kadang-kadang juga emak yang turun ke bawah kalau mau mandi atau ke air," jelasnya.
Kondisi rumah Enak Nani bisa dibilang lebih nyaman ketimbang beberapa tahun lalu.
Sebab, dulunya rumah Emak Nani hanya gubuk, namun ia mendapat bantuan dari desa untuk memperbaiki rumahnya.
Kini Emak nani pun bisa tidur dengan tenang, karena rumahnya yang dulu gubuk kini sudah memakai dinding.
Walaupun kadang masih terdapat bocor pada gentingnya disaat hujan.
"Alhamdulillah banget emak dapat bantuan, dulunya ini gubuk, tapi sekarang udah bagus, bantuan dari desa, cuma kalau hujan suka sedikit bocor," ucap Emak Nani.