Thursday, September 15, 2016
Berlangganan

Fenomena Alam - Merilis Info tentang Bumi, Catatan NASA Ini Sangat Mengejutkan

Travelers, coba rasakan apakah bulan-bulan terakhir ini cuaca semakin panas. Bukan cuma Indonesia saja, ternyata semua wilayah di bumi mengalaminya.
National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang sejak tahun 2011 memegang tanggung jawab menganalisis bumi dan alam semesta baru saja mencatat kabar mengejutkan.
Sejak 136 tahun pencatatan, bulan Agustus 2016 menjadi bulan dengan suhu paling panas.
Meskipun puncak suhu terpanas biasanya terjadi pada bulan Juli, namun tahun ini tidak demikian.
Dikutip dari Indianexpress.com, menurut analisis suhu bulanan global oleh para ilmuwan Goddard Institute for Space Studies (GISS) di Amerika, suhu bulan Agustus 2016 lebih hangat 0,16 derajat Celcius sejak tahun 2014.
Bulan lalu juga suhu menjadi lebih hangat 0,98 derajat Celcius dari suhu rata-rata sejak Agustus 1951-1980.
"Menurut ranking bulanan yang mencatat derajat kenaikan suhu, pada dasarnya ini paling berbahaya" kata Direktur GISS Gavin Schmidt.
"Perlu ditekankan, kita harus memahami perubahan apa yang terjadi pada planet kita dan apa pengaruhnya untuk jangka panjang " kata Schmidt.
Suhu panas bulan Agustus 2016 menjadi rekor suhu bulanan tertinggi, berturut-turut sejak Oktober 2015.
Analisis bulanan yang dilakukan tim GISS dihimpun dari data sekitar 6.300 stasiun meteorologi di seluruh dunia, instrumen perkapalan pengukur suhu permukaan laut, dan stasiun penelitian Antartika.
Pencatatan suhu global secara modern baru dilakukan sekitar tahun 1880 karena penelitian sebelumnya belum bisa mencakup seluruh planet.