Thursday, September 15, 2016
Berlangganan

Fenomena Alam Langka-beberapa fenomena ini akan Muncul di Indonesia, Ini Waktunya

Fenomena langit selalu memiliki daya tarik tersendiri. Lihatlah ke atas, bagaimana langit saat ini? Tak ada apa-apa? Coba lihat lagi.
Kalau kamu masih belum melihat sesuatu yang berbeda dilangit, yuk lihat informasi berikut biar kamu nggak kudet.
Di bulan September ini ada dua peristiwa gerhana loh, seperti dilansir dari infoastronomy.org.
Selain gerhana, fenomena langit juga akan menyajikan konjungsi planet, ekuinoks, dan langit akan dihiasi Bima Sakti ketika memasuki musim penghujan.
Info lebih lanjut, yuk scroll layarmu.
1. Gerhana Matahari Cincin
Di awal bulan September ini ada Gerhana Matahari Cincin, yang sayangnya Indonesia tak memiliki kesempatan bebas untuk melihat perubahan matahari ini.
Tempat yang bagus untuk melihat fenomena ini adalah wilayah Ring of Fire yaitu beberapa negara di benua Afrika.
Baca Juga:
2. Gerhana Bulan Penumbra
Apa sih Penumbra itu?
Umbra merupakan pergerakan orbit bulan ketika melewati bayangan pusat Bumi.
Pada peristiwa gerhana Bulan total permukaan Bulan akan nampak berwana merah darah.
Inilah yang membuat Gerhana Bulan Penumbra berbeda dengan Gerhana Bulan Total.
Pada Gerhana Bulan Penumbra, penampakan Bulan sepertinya tak terlalu terlihat perubahannya.
Pergerakan orbit bulan ketika melewati bayangan pusat Bumi inilah yang disebut umbra.
Umbra ini terjadi selama gerhana Bulan total.
Sementara Gerhana Bulan Penumbra, Bulan hanya masuk pada bayangan luar Bumi.
Fenomena Gerhana Bulan Penumbra inilah yang akan terjadi pada 17 September 2016, sekitar dini hari.
Sayangnya, fenomena ini cukup sulit untuk dilihat.
Hal ini karena bayangan penumbra Bumi tidak akan membuat permukaan Bulan menjadi gelap.
Beberapa lokasi untuk menikmati fenomena lam ini di antaranya Eropa, Afrika, Asia, Australia dan Pasifik Barat.
3. Konjungsi Bintang Aldebaran dengan Bulan
Aldebaran merupakan bintang paling terang di rasi bintang Taurus.
Pada dinihari tanggal 22 September 2016, Aldebaran akan berada 0,2° terpisah dari Bulan.
Fenomena ini akan menyajikan pemandangan Bulan yang ditemani bintang merah terang di langit.
Catat tanggalnya yah!
Konjungsi Bintang Aldebaran ini akan terjadi pada 21 September 2016 sekitar pukul 05:13 WIB.
So, jangan lupa lingkari kelendermu dan persiapkan alat bidikan yang mempu mengabadikan bergam momen alam ini.