Sunday, August 14, 2016
Berlangganan

Postingan Curhatan Seorang Ibu di Facebook Bikin Netizen Terharu, Ini Kisahnya

Memiliki seorang anak yang lucu dan menggemaskan ialah impian hampir semua perempuan. Dari yang tadinya bebas tanpa beban, kini memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga buah hatinya. Apapun pasti akan dilakukan agar buah hatinya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
Namun, seiring berjalannya waktu, mungkin saja ada rasa bosan atau penat menghampiri. Apalagi ketika si kecil mulai tumbuh besar, semakin rewel dan kadang susah diatur.
Tapi, kembali lagi, semua proses tumbuh kembang anak akan dirasakan langsung oleh sang ibu, sehingga jalinan antara ibu dan anaknya akan terbentuk sangat kuat. Perasaan haru dicampur bahagia menyelimuti seorang ibu yang tulus untuk merawat anaknya.
Tak berlebihan rasanya bila semua perasaan itu diwakili dengan sebuah postingan tulisan yang beredar di media sosial Facebook.
Seorang pengguna Facebook, Titis Kumalasari mengunggah sebuah postingan gambar yang berisi tulisan soal curahan hati seorang ibu. Dalam postingan itu, tertutur dengan indah bagaimana perasaan seorang ibu saat bersama buah hatinya dalam masa tumbuh kembangnya.
Berikut isi tulisan dalam postingan Titis Kumalasari tersebut:
Sejak pertama kali kamu memeluk anakmu, kamu bukanlah lagi orang yang sama. Mungkin kamu merindukan sosok dirimu sebelumnya yang penuh kebebasan, sebelum mencemaskan banyak hal.
Kini kamu menjadi tau bagaimana rasanya kelelahan. Serasa semua hari berjalan sama.
Sama-sama diisi dengan suapan dan muntahan. Popok dan tangisan. Adu pendapat dan keluhan.
Kurang tidur dan sulit mencuri waktu makan. Serasa seperti siklus yang terus berputar tanpa henti. Itu-itu lagi.
Ingatlah..Ada masanya semua hal menjadi ‘yang terakhir’.
Kamu akan gendong dia di pinggangmu, kemudian menurunkan dia. Namun setelah itu, kamu tidak akan pernah lagi menggendong dia seperti yang biasa kamu lakukan.
Kamu akan memandikan dia sambil mencuci rambutnya di setiap pagi. Namun setelah itu, dia lebih memilih untuk mandi sendiri.
Setiap hari kamu akan menyanyikan lagu “Naik Delman” sambil menekankan lirik “tuk tik tak tik tuk” supaya dia ikut bergoyang.
Hingga suatu hari nanti, kamu tidak akan pernah menyanyikan lagu itu lagi. Kamu melambaikan tangan saat dia masuk kelas di sekolah.
Namun keesokan harinya dia meminta kamu untuk tidak perlu mengantarkannya lagi. Dia akan meminta kamu menggenggam tangannya saat menyebrang jalan.
Namun, setelah itu, dia tidak akan pernah lagi bersedia digenggam, smabil berkata..”Aku sudah besar,Bunda.” Kenyataannya, kamu tidak akan pernah tau kapan waktu itu akan tiba.
Waktu di mana semua hal yang kamu keluhkan itu berakhir. Hingga saat hari itu tiba, kamu hanya bisa merindukan seprihanmomen kecil yang hanya indah dikenang.
Selagi kamu masih bersama dia di saat dia sangat membutuhkan kamu, ingatlah bahwa semua kelelahan ibi bukan apa-apa dibandingkan dengan kerinduan mendalam ketika semua hal ini sampai akhirnya hilang."
Unggahan baper netizen ini sudah 2.521 kali dibagikan dan mendapat 2,4 ribu suka.