Thursday, August 4, 2016
Berlangganan

Nyambi Ngojek di Jakarta, Polisi Ini Sekolahkan 50 Anak Asuh

Cerita tentang polisi yang berbudi baik dan menginpirasi memang sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Jika beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan berita tentang Bripka Seladi, polisi yang bekerja sampingan sebagai pemulung, maka kini ada lagi satu kisah dari polisi yang bisa menginspirasi.
Kisah ini berasal dari seorang polisi berpangkat Brigadir yang bernama Rochmat Trimarwoto. Rochmat merupakan anggota Detasemen C Satbrimob Polda Jawa Timur.
Jika Seladi mempunyai pekerjaan sampingan sebagai pemulung, maka Rochmat ini mempunyai pekerjaan sampingan sebagai tukang ojek. Rochmat menyambi menjadi tukang ojek ketika dirinya ditugaskan di Jakarta.
Selepas dinas pukul 15.00 WIB dirinya langsung ngojek hingga pukul 21.00. Hal itu ia lakukan karena teringat dengan pesan ibunya agar ia selalu bekerja dengan keras untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga.
Bukan hanya itu saja, ternyata Rochmat juga punya hati yang sungguh mulia. Dengan segala keterbatasan, ia terdorong untuk membantu pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dalam sebuah acara talkshow di salah satu stasiun televisi, Rochmat bercerita jika keinginan mulia itu sudah ia lakukan sejak tahun 2007. Ia dan istrinya Helmiyah, tergerak untuk membantu anak-anak itu, bahkan menganggap mereka seperti anak sendiri. Padahal saat itu, kondisi ekonomi Rochmat sendiri tergolong pas-pasan.
Rochmat kala itu berpangkat sebagai Abriptu dengan penghasilan per bulannya tidak lebih dari dua juta Rupiah. Namun ia memiliki rasa percaya jika niatnya itu haruslah dilakukan meski kondisinya sendiri tidak berlebih.
"Karena saya yakin matematika Allah itu berbeda dengan matematika kita," ucap Rochmat. Berbekal keyakinan itu dan keinginan besarnya untuk berguna bagi orang lain, maka terlaksanalah niat mulia itu.
Hingga saat ini, sudah sekitar 54 anak yang diangkat sebagai anak asuh oleh Rocmat dan istri. Mereka memberikan pendidikan untuk mereka dan juga memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Saat ini sudah banyak anak didik Rochmat yang menjadi orang sukses. Ada yang menjadi guru, kepala sekolah, bahkan ada yang mengikuti jejaknya sebagai polisi.