Sunday, August 21, 2016
Berlangganan

Jadi Sorotan Internasional, Tiga Desa di Ponorogo Ini Mendapat Julukan 'Kampung Idiot'

Tiga desa yang terletak di Ponorogo, Jawa Timur telah mendapat sorotan internasional karena banyaknya warga yang menderita kelainan mental di desa tersebut.
Seperti dilansir dari Dailymail edisi 28 Maret 2016, Desa Sidoharjo, Karangpatihan, dan Krebet mendapat julukan sebagai 'Kampung Idiot'.
Kondisi warga di tiga desa ini memang cukup memprihatinkan.
Banyak warga desa baik yang anak kecil, remaja, atau orang dewasa di sana menderita keterbelakangan fisik yang sangat parah.
Lebih dari 400 orang menderita cacat psikososial di desa ini dan hidup di lingkungan yang kotor dengan pendapatan keluarga mereka yang kurang dari Rp 1 juta per bulan.
Pemerintah setempat menyalahkan incest, malnutrisi dan kekurangan yodium sebagai penyebab penyakit mental di kampung ini.
Praktek yang umum dilakukan di desa ini adalah memasung atau membelenggu penderita gangguan mental.
Pemerintah sempat melarang praktek ini pada tahun 1977 tapi sayangnya gagal.
Menurut laporan yang dirilis Human Right Watch (HRW), pada hari Senin (28/3), ada ribuan warga Indonesia yang menderita penyakit mental sedang dibelenggu sekarang ini.
Laporan yang berisi 74 halaman dengan judul "Hidup di Neraka" ini meneliti bagaimana orang-orang yang menderita penyakit mental di Indonesia sering berakhir dengan dirantai atau dikurung di ruangan yang sempit dan tidak sehat.
Selain dibelenggu, praktik lain seperti kekerasan seksual, terapi kejut listrik, dan diasingkan juga masuk dalam laporan ini. Sementara itu, hanya ada 48 rumah sakit jiwa yang tersebar di seluruh Indonesia.