Sunday, August 28, 2016
Berlangganan

Hati-hati ! Jika Sedang Bermain Dengan Anak, Jangan Seperti Ayah Dalam Video Ini

Sebagai orang tua, setiap orang pasti ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk anak-anaknya. Demi membuat anaknya tertawa dan senang, orang tua kerap melakukan berbagai cara.
Namun, tak sedikit juga yang akhirnya malah membuat hal konyol bahkan membuat anaknya terluka. Seperti kejadian yang dialami oleh seorang ayah bernama Em Phoeykiln (25) yang memiliki seorang putri berusia tiga tahun, Oum Phoeykiln.
Kejadian ini terjadi di Thailand. Sebagai ayah yang baik, Em kerap menyempatkan waktu untuk menemani putrinya bermain. Hal itu ia lakukan untuk melihat putrinya bahagia dan tertawa.
Pada suatu hari, mereka sedang bermain bersama di ruang tamu di rumah mereka. Dikutip dari laman Metro.co.uk, saat asyik bermain, Em beberapa kali mengangkat tubuh putrinya ke atas hingga ia tertawa kegirangan.
Namun, tiba-tiba saat asyik bermain dan Em asyik melambungkan tubuh anaknya ke atas, tiba-tiba malah terjadi hal yang mengejutkan. Saat Em melambungkan anaknya ke udara, ia tak sadar melakukannya terlalu tinggi sehingga menyebabkan kepala putrinya itu terkena kipas angin yang sedang berputar.
Hantaman yang kuat itu menyebabkan bilah kipas patah, sementara dahi Oum mengalami luka parah sehingga ternampak bagian tengkorak. Oum dilarikan ke sebuah rumah sakit di Rayong, di mana dokter segera melakukan operasi darurat untuk menghentikan pendarahan dari luka sepanjang 10 sentimeter itu.
Lebih malang lagi, dokter bersangkutan terlebih dahulu mengancam menolak merawat korban sebelum keluarganya setuju membayar ribuan dolar untuk operasi itu. Em mengatakan, saat kejadian dia hanya bermain dengan anaknya di rumah mereka seperti biasa.
"Namun, secara tidak sengaja saya melambung anak saya terlalu tinggi sehingga kepalanya terkena kipas angin yang sedang berputar laju," ceritanya.
"Saya panik melihat darah yang mengalir dengan banyak dari dahi anak saya dan segera membawanya ke rumah sakit," katanya.
Semoga kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi para orang tua agar lebih berhati-hati saat menemani anaknya bermain.