Monday, August 22, 2016
Berlangganan

Hanya Gara-gara Cinta, Wanita Cantik Ini Harus Alami Cacat di Wajah dan Seluruh Tubuhnya

Cinta memang terkadang membuat seseorang menjadi gelap mata. Tak sedikit orang yang rela melakukan hal nekat hanya gara-gara putus cinta, atau patah hati karena cintanya ditolak. Seperti yang dialami wanita cantik asal China, Zhou Yan.
Cerita itu berawal pada Tahun 2011, saat Zhou Yan berusia 17 tahun. Dikutip dari laman Shanghaiist, saat itu Zhou sedang bersekolah di Ibukota Anhui.
Teman sekelah Zhou, Tao Rukun, diam-diam menyukai Zhou dan ingin Zhou menjadi kekasihnya. Berulang kali Tao menyatakan cintanya kepada Zhou, namun berulang kali juga cintanya ditolak.
Tidak diketahui apa alasan Zhou menolak cinta teman sekelasnya itu. Hanya disebutkan bahwa orang tuanya bahkan akan memindahkannya ke sekolah lain untuk menghindarinya.
Merasa kecewa dan patah hati karena cintanya berulang kali ditolak, Tao akhirnya memutuskan untuk mendatangi Zhou di rumahnya. Tao kemudian menuangkan minyak tanah pada tubuh Zhou lalu membakarnya hidup-hidup.
Tubuh Zhou seketika terbakar, dan ia segera dilarikan ke Rumah Sakit dengan luka sekitar 30 persen dari tubuhnya. Ganasnya serangan yang dilakukan oleh Tao akhirnya memunculkan fakta baru bahwa Tao adalah anak dari seorang pejabat pemerintah setempat.
Segera setelah insiden itu, ayah Tao menyampaikan permintaan maafnya di media sosial Weibo. Ia menyadari kalau insiden itu merupakan kelalaiannya karena tidak bisa mengajarinya dengan baik.
Ia juga menambahkan bahwa ia akan melakukan apa pun yang dia bisa untuk membantu dalam pemulihan Zhou.
Namun, laporan segera memukul Weibo bahwa orang tua Tao awalnya menolak untuk membayar biaya medis Zhou kecuali keluarganya setuju untuk menandatangani dokumen menyerukan pembebasan anak mereka.
Sebaliknya, Tao dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara pada tahun 2012. Keluarga Zhou awalnya juga meminta 4,67 juta yuan sebagai kompensasi, namun pengadilan hanya diberikan mereka 1,72 juta yuan dalam Mei 2015 keputusan kontroversial.
Keluarga korban percaya bahwa jumlah itu jelas terlalu sedikit, sementara keluarga Tao pikir itu masih terlalu besar, yang mengarah ke kedua sisi menarik putusan.
Pada bulan Maret tahun ini, pengadilan memutuskan bahwa kompensasi harus sedikit meningkat menjadi 1,8 juta yuan ($ 277.000). Setelah mengetahui bahwa jumlah yang hanya meningkat sebesar 80.000 yuan, Zhou Yan pingsan di depan pengadilan.
Kini, setelah lima tahun wajah dan tubuh dibakar dan sangat rusak nya dengan teman sekelas yang ditolak cintanya, Zhou Yan siap untuk melihat kamera lagi. Pekan lalu, Zhou membukukan serangkaian foto dirinya ke WeiboFoto-foto yang berani menunjukkan bekas luka yang menutupi wajah dan tubuhnya.
Postingan itu juga dilengkapi sebuah puisi, di mana Zhou menulis bahwa meskipun semua ia telah bertahan, dia masih berharap untuk masa depan. Posting itu telah disukai sebanyak 45.000 kali dan mendapat 18.000 komentar.
Banyak netizens menulis tentang betapa mereka mengagumi Zhou untuk keberaniannya, ketahanan dan keindahan. Sementara itu, orang lain telah mengutuk Tao yang hampir membakar wajahnya.