Saturday, August 16, 2014
Berlangganan

Survey Terbaru, Balikpapan Ternyata Kota Paling Layak Huni Di Indonesia


Jelajah Misteri - Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) telah melakukan survei pada kuartal kedua 2014 untuk meranking kota yang dianggap layak huni. Ketua Umum IAP, Bernardus R. Djonoputro, mengungkap bahwa jajak pendapat itu dilakukan di 17 kota metropolitan dan sedang di Indonesia.


Kota yang disurvei tersebut adalah Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Makassar, Jayapura, Palembang, Medan, dan DKI Jakarta. Kota-kota ini dinilai dengan skala 0-80 dan hanya ada tujuh kota yang memiliki nilai di atas rata-rata nasional. Yang tertinggi adalah Balikpapan dengan skor 71,12.

Balikpapan unggul dalam aspek tata kota dan pengelolaan lingkungan yang mengalahkan Solo dan Yogyakarta pada survei IAP kuartal kedua 2014. 

Dengan begitu maka Balikpapan dianggap sebagai kota paling layak huni. Di belakangnya ada Solo (69,38), Malang (69,3), Yogyakarta (67,39), Palembang (65,48 persen), Makassar (64,79) dan Bandung (64,4). Jumlah responden dalam survei ini berjumlah seribu orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan margin error sebesar 2 persen.

Balikpapan unggul dalam aspek tata kota dan pengelolaan lingkungan dibandingkan dengan lainnya yang disurvei IAP berdasarkan persepsi masyarakat. Kota terbesar kedua di Kalimantan Timur ini mengalahkan Yogyakarta yang meraihnya dua kali berturut-turut yakni pada 2009 dan 2011. Menurut Bernadus, survei ini merupakan persepsi aktual warga kota terhadap yang ditinggalinya.

Ketujuh kota tersebut memenuhi 27 indikator diantaranya ketersediaan dan kualitas fasilitas meliputi kesehatan, pendidikan, rekreasi, energi listrik, air bersih, jaringan telekomunikasi dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Selain itu tingkat aksesibilitas tempat kerja, tingkat kriminalitas, interaksi hubungan antarpenduduk, informasi pelayanan publik, dan ketersediaan fasilitas kaum difabel juga jadi pertimbangan penilaian. (wk/mr)

Sumber:
wokeren